Monday, July 28, 2008

sejarah emoticons

History

Emoticons published in the March 30, 1881 issue of Puck.
Emoticons published in the March 30, 1881 issue of Puck.

The National Telegraphic Review and Operators Guide in April 1857 documented the use of the number 73 in Morse code to express "love and kisses" (later reduced to the more formal "best regards"). Dodge's Manual in 1908 documented the reintroduction of "love and kisses" as the number 88. Gajadhar and Green comment that both Morse code abbreviations are more succinct than modern abbreviations such as LOL.[1][2]

Typographical emoticons were published in 1881 by the U.S. satirical magazine Puck. In 1912 Ambrose Bierce proposed "an improvement in punctuation — the snigger point, or note of cachinnation: it is written thus \___/! and presents a smiling mouth. It is to be appended, with the full stop, [or exclamation mark as Bierce's later example used] to every jocular or ironical sentence".[3]



Emoticons had already come into use in sci-fi fandom in the 1940s,[4] although there seems to have been a lapse in cultural continuity between the communities.

An early instance of using text characters to represent a sideways smiling (and frowning) face occurred in an ad for the MGM movie Lili in the New York Herald Tribune, March 10, 1953, page 20, cols. 4-6. (See "Creation of :-) and :-(" section below.)

In 1963 the "smiley face", a yellow button with two black dots representing eyes and an upturned thick curve representing a mouth, was created by freelance artist Harvey Ball. It was realized on order of a large insurance company as part of a campaign to bolster the morale of its employees and soon became a big hit. This smiley presumably inspired many later emoticons; the most basic graphic emoticon that depicts this is in fact a small, yellow, smiley face.

In a New York Times interview in April 1969, Alden Whitman asked writer Vladimir Nabokov: "How do you rank yourself among writers (living) and of the immediate past?" Nabokov answered: "I often think there should exist a special typographical sign for a smile — some sort of concave mark, a supine round bracket, which I would now like to trace in reply to your question." [5]




Readmore »»

selingkuh hati

[11:46] shinta: ada seorang ibu datang ke tempatku dan curhat kalau dia tertarik dengan “pacar lamanya” dan itu bukan suaminya

[11:46] arif: pernah selingkuh hati?
[11:46] shinta: "selingkuh hati" gak munafik, menurutku hampir semua orang pernah mengalami....
[11:46] shinta: selingkuh hati itu kata negatifnya, tapi mungkin rangkaian kata postitifnya "mengagumi"....



[11:46] arif: messageku nyampe nda yang tadi?
[11:46] shinta: yg mana yah.....
[11:46] shinta: imel ya?
[11:46] arif: hari kemarin itu adalah tempat terjauh yang tidak akan pernah bisa di jangkau, sekuat apapun kita tidak akan pernah bisa kembali ke "tempat itu". seingatku Aliyah pernah kasih saran, kita tidak bisa hidup di masa lalu, hidup kita adalah hari ini, dan yang kita hadapi adalah hari esok. kita mau sedih atau senang bisa jadi adalah pilihan kita
[11:46] shinta: aku ngak buka imel
[11:46] arif: bukan via YM koq
[11:47] shinta: wooo, ndak kebaca, asik negetik...
[11:47] arif: mungkin selingkuh hati = zina hati buat orang yang udah menikah
[11:48] shinta: iya kali yah...
[11:48] arif: sebenarnya ada hal "rahasia" yang ingin kubicarakan ttg diriku berkaitan dengan hal ini
[11:49] shinta: hal ini, hal yg mana?
[11:49] arif: sssttt ya
[11:50] arif: janji dulu!
[11:50] shinta: janji apa?
[11:50] arif: jagnan bilang2
[11:50] shinta: ok, ku kunci rapat bibirku.....
[11:51] arif: gini sebelum aku memutuskan memilih Aliyah
[11:51] arif: dan sebelum aku memutuskan untuk "memperjuangkannya"
[11:52] arif: aku sempat dibingungkan dengan beberapa pertimbangan
[11:52] arif: termasuk dengan "pilihan yang lain"
[11:52] shinta: lanjut...
[11:52] arif: dan sekarang ketika menikah
[11:52] arif: aku selalu meyakinkan diriku
[11:53] arif: kalau keputusanku tepat
[11:53] arif: karena godaan pasti selalu ada
[11:53] arif: sama seperti ibu itu
[11:53] arif: tapi hal yang terbaik yang pernah kutemukan sebelum aku "memperjuangkan"
[11:54] arif: "memperjuangkan Aliyah"
[11:54] arif: adalah harapan
[11:54] arif: setiap orang mempunyai harapan
[11:54] arif: karena harapan itulah sang ibu mau menyusui anaknya
[11:54] arif: maka aku harus benar2 menemukan harapan yang tepat
[11:54] arif: yang ketika "godaan" datang
[11:55] arif: harapan itulah yang mendukungku untuk tetap bertahan
[11:55] arif: dan seperti yang dulu pernah kita bahas
[11:55] arif: niat awal itulah yang paling penting
[11:55] arif: dan semoga sampai sekarang
[11:55] arif: niat itu masih hadir
[11:55] arif: aku memilih Aliyah karena Allah................. amin
[11:56] shinta: amiiin, eh kalimatmu ini tak jiplak buat si ibu senin besok ya, boleh gak?
[11:56] arif: sok atuh neng
[11:56] arif: yang mana yang dijiplak
[11:57] shinta: intine wae dingk....
[11:57] arif: silahkan
[11:57] shinta: dari mulai harapan itu, maksudku..
[11:57] arif: boleh
[11:58] arif: jadi pengin nangis
[11:58] shinta: hem , menurutmu adviseku mengenai "cerita ke suami" itu piye?
[11:58] shinta: pantes gak?
[11:58] arif: mmm aku nda begitu yakin
[11:58] shinta: loh..loh..loh...kenapa?
[11:58] shinta: kasian sama si ibu yah..
[11:58] arif: soalnya tiap suami punya tipikal yang berbeda2
[11:58] shinta: aku yo ho oh....
[11:58] arif: soalnya aku cowo shin
[11:59] arif: simple aja
[11:59] arif: bayangin kalau aku lagi capek pikirannya
[11:59] arif: aku pulang kerumah
[11:59] arif: aku capek juga fisiknya
[11:59] arif: aku berharap banyak "istriku menyambut dengan senyum di bibir yang dioles merah dengan lipstik"
[12:00] arif: tapi justru istriku bercerita
[12:00] arif: karena aku lagi capek
[12:00] arif: aku nangkepnya dia "cinta lagi ma mantan pacarnya"
[12:00] arif: gimana menurutmu
[12:00] arif: salahkah aku sebagai suami?
[12:00] shinta: nggak si...
[12:01] arif: yang jelas sperti yang kamu bilang tadi
[12:01] arif: suka itu manusiawi banget koq
[12:01] shinta: tapi mungkin, di sisi lain suami, alangkah baiknya melihat sisi keberanian istri untuk jujur....
[12:01] arif: karena rasa suka itu emang udah "software kita"
[12:01] shinta: dalam artian, (kasus ini ya Rif)
[12:02] arif: tapi Ronal (temanku bilang) live is not just love story
[12:02] shinta: si ibu ini, merasa berkhianat, dan dia itu tidak ingin berpisah dg suami, dia cinta bgt Rif, palagi dah punya anak...
[12:02] arif: sebaiknya kamu kuatkan si ibu
[12:02] shinta: hem, Insa4WI...
[12:02] arif: bahwa cinta kepada suaminya itulah yang "Terbaik"
[12:03] shinta: jadi deg2an nunggu senin....
[12:03] arif: gali sisi terbaik dari rasa suka terhadap suaminya
[12:03] arif: gali sisi terbaik si suami
[12:03] arif: tanya ma ibunya koq masih cinta sih sama suami apa sebabnya
[12:03] arif: tanya apa kebaikan dari suami yang paling dia suka
[12:03] arif: apa aja (jangan cuma satu)
[12:03] arif: kalau dia fokus ma itu semoga
[12:03] arif: dia bisa "rasional"
[12:05] shinta: dulunya si ibu ini menikah dengan suami karena dijodohkan keluarga (satu suku , Batak, tapi muslim)
[12:05] shinta: awalnya ya....mang nggak cinta, tapi dia niat Lillahii ta'ala menikah...
[12:05] shinta: dan ternyata dia dapat suami yg sangat baik (katanya)
[12:06] arif: dia niat Lillahii ta'ala menikah...
ini yang penting!

[12:07] shinta: suaminya itu lurus2 aja, nggak merokok,nggak suka larak lirik, nggak, pokok'e nggak macem2lah, dan penghasilannyapun lumyan, suaminya dokter...
[12:07] arif: kalau emang niatnya karena Allah... upayakan "harapan" atas cinta kepada-Nya itu tak akan pudar supaya hati ini tenang
[12:07] arif: nah tuh gali sisi terbaiknya
[12:08] arif: sip dah kamu dah punya bahan tuh
[12:08] shinta: eh iya, awalmya dia ke Rifka itu masalahnya simple tapi yo miris juga....
[12:08] shinta: mbak ina, suami saya itu tidak perhatian.....
[12:09] shinta: katanya begitu, tapi lama2 setelah kuexplore yg dimaksud dg perhatian itu adalah ROMANTIS.....
[12:09] arif:OOO
[12:09] shinta: jadi si ibu ni merasa suaminya itu tidak ROMANTIS.....
[12:09] arif: aku juga gitu
[12:09] arif: jarang koq co ROMANTIS
[12:10] arif: jadi ROMANTIS cuma "bumbu"
[12:10] shinta: ngomong itu seperlunya....
[12:10] shinta: ya kalo tak liat2 si ibu ini memang talk active bgt
[12:10] shinta: iya itu msalahnya dan sekarang jadi berkembang slingkuh hati tu....
[12:11] arif: ooo gitu
[12:11] arif: sampaikan aja ke ibu, jangan to the point, misalkan ibu ingin suami ibu "lebih ROMANTIS" coba diskusikan aja ke suami
[12:11] arif: tapi seandainya emang suami nda bisa ROMANTIS
[12:11] arif: ya pengertian aja--> disinilah bukti cinta kita pada pasangan!
[12:12] arif: soalnya nda semua orang bisa memilih kata dengan baik supaya suasana jadi "hangat" gitu Shin...
[12:12] arif: susah Shin...
[12:12] arif: aku sih penginnya bisa ROMANTIS ma Aliyah tapi susah....
[12:12] arif: ibuq aja pernah bilang ma aku, curhat
[12:12] shinta: iya saya mengerti, suamiku yo lagi tak training ben iso romnatis...
[12:13] arif: bapakku tuh nda pernah kreatif ajak berduaan yang bikin suasana jadi "gimana gitu"
[12:13] arif: diajak piknik aja nda pernah
[12:13] arif: tapi ibu bilang
[12:13] arif: bapak itu lurus2 aja, nggak suka larak lirik, nggak, pokok'e nggak macem2lah (copy paste)
[12:14] arif: itu more than enough
[12:15] arif: <ding>
[12:16] shinta: he..he...
[12:16] shinta: tapi perempuan itu butuh Rif....
[12:16] shinta: butuh ROMANTIS...:">


Readmore »»

Sang cahaya

From: PENGAJIAN-KANTOR@yahoogroups.com On Behalf Of ali anis

Sang cahaya

Oleh : Ustadz Husin Nabil bin Najib Assegaf

Allah berfirman,

"Sesunggunya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat atas Nabi. Wahai
orang-orang yang beriman, bershalawatlah atasnya dan sampaikan salam
kepadanya."

Pada malam itu ketika hendak menjahit, jarum yang akan digunakannya
terjatuh. Aisyah radhiallahhu `anha meraba-raba mencari jarum itu.
Tidak lama kemudian tirai kamarnya terbuka dan memancarlah cahaya ke
dalam kamarnya, dan seketika itu jarum yang dicarinya terlihat.

"Wahai Rasulullah, betapa terangnya cahaya di wajahmu itu, ya Rasulullah."

Dijawab oleh beliau SAW,

"Wahai Aisyah, celakalah orang-orang yang tak dapat melihat wajahku."

Berkata Abbas radhiallahu` anhu,

"Ketika kau lahir terbitlah cahaya di bumi
Teranglah setiap penjurunya dengan sinarmu
Dan kami di dalam cahaya itu,
di dalam sinar itu,
di dalam petunjuk itu,
berjalan melewati kehidupan kami"



Berkata Al-Allamah Ali bin Muhammad Al-Habsyi,

"Dialah cahaya yang sinarnya sebagai petunjuk bagi kebingungan.
Dialah kelak hari dibangkitkan kepemimipinannya adalah tempat berteduh
para rasul"

Tak kepala
Tak mata
Tak hati
Tak nadi
Kucuran keringat di badan
Tetesan mata di jalanan
Gemuruh nafas terengah-engah
Bisingnya derap setiap langkah
Banyaknya bayi terlahirkan
Adakah yang terlupakan?
Apa yang dilewatkan?
Kelahiran seorang Nabi
Sebelum fajar dini hari
Dengan apa 'ku peringati?
Bahkan apakah 'ku nanti?

(Source: http://bisyarah. wordpress. com/2008/ 03/16/sang- cahaya)


.


__,_._,___

Readmore »»

Bergembira menyambut kelahiran Rasulullah SAW

From: PENGAJIAN-KANTOR@yahoogroups.com On Behalf Of ali anis

Bergembira menyambut kelahiran Rasulullah SAW

Oleh : Ustadz Jindan bin Naufal Bin Jindan

Pujian terhadap Nabi Muhammad merupakan satu hal yang dilakukan oleh
sahabat, bahkan di hadapan Rasulullah. Di banyak hadist disebutkan
bahwa banyak orang dan penyair yang datang kepada Rasul dan
mengucapkan syair yang berisikan pujian terhadap Rasulullah, maka
Rasul pun menyambut mereka dan menghormati mereka, serta menyambut
baik atas pujian mereka. Sebab beliau tahu bahwa mereka melakukan hal
tersebut untuk mendapatkan ridho beliau, yang mana mencari ridho Rasul
merupakan jalan untuk mendapatkan keridhoan Allah Ta'ala. Dan mereka,
para sahabat Rasulullah, bagaimana tidak memuji Rasulullah, sedangkan
Allah sendiri memuji Ar-Rasul shallallahu alaihi wasallam.

Kegembiraan terhadap kelahiran Rasul merupakan hal yang baik di dalam
syariat. Bahkan mengenang kisah kelahiran Nabi atau Rasul merupakan
sesuatu yang dicontohkan oleh Allah dalam Al-Quran. Sehingga di dalam
Al-Quran, Allah menceritakan tentang kelahiran Nabi Isa alaihi salam,
juga tentang kelahiran Nabi Musa alaihi salam. Yang mana Allah
menceritakan itu semua secara mendetail. Apabila Allah menceritakan
kisah kelahiran mereka para Nabi, maka mengapa kita tidak boleh
mengenang kisah kelahiran pemimpin sekalian Nabi dan Rasul?

Rasulullah menceritakan bahwa Allah Ta'ala meringankan adzab terhadap
Abu Lahab di neraka pada setiap hari Senin, dikarenakan kegembiraannya
atas kelahiran Nabi Muhammad sehingga ia membebaskan budaknya yang
bernama Ummu Aiman yang membawa kabar gembira tersebut kepadanya.
Hadist ini disebutkan di dalam Shahih Al-Bukhori. Padahal Abu Lahab
adalah seorang yang kafir yang disebutkan akan kebinasaannya di dalam
Al-Quran, sehingga turun surat khusus untuk menceritakan tentang
kebinasaannya. Akan tetapi Allah tidak melupakan kegembiraannya dengan
kelahiran Nabi Muhammad hingga meringankan adzab baginya setiap hari
Senin, hari kelahiran Rasulullah.



Maka bagaimana halnya dengan seorang hamba yang mukmin, yang seumur
hidupnya bergembira dengan kelahiran Rasulullah dan meninggal dalam
keadaan Islam? Pastilah derajat yang besar bagi mereka. Sebagaimana
Allah berfirman,

"Katakanlah (hai Muhammad) bahwa dengan karunia dan rahmat Allah, maka
bergembiralah dengan hal itu, itu (kegembiraan kalian) lebih baik dari
apa yang mereka kumpulkan."

Kegembiraan dengan rahmat dan karunia Allah dituntut oleh Al-Quran,
dan kegembiraan tersebut lebih mahal dan lebih berharga dari apa yang
dikejar-kejar dan dikumpulkan manusia, baik itu harta ataupun
kedudukan.

Karena itu, di bulan kelahiran Rasul yang mulia ini, hendaknya kita
memperkuat hubungan kita dengan Rasulullah, dengan menghidupkan sunnah
beliau, mengenal riwayat hidup beliau, menanamkan kecintaan terhadap
beliau, dalam lubuk hati kita serta keluarga kita, menjadikan
Rasulullah sebagai idola yang tertinggi dan paling dekat dengan umat
islam, serta memperbanyak shalawat kepada beliau.

(Source : http://bisyarah. wordpress. com/2008/ 03/17/bergembira -menyambut- kelahiran- rasulullah- saw)

Readmore »»

8 Pengertian Cinta Menurut Qur'an

From: PENGAJIAN-KANTOR@yahoogroups.com On Behalf Of agussyafii
8 Pengertian Cinta Menurut Qur'an

Menurut hadis Nabi, orang yang sedang jatuh cinta cenderung selalu
mengingat dan menyebut orang yang dicintainya (man ahabba syai'an
katsura dzikruhu), kata Nabi, orang juga bisa diperbudak oleh cintanya
(man ahabba syai'an fa huwa `abduhu). Kata Nabi juga, ciri dari cinta
sejati ada tiga : (1) lebih suka berbicara dengan yang dicintai
dibanding dengan yang lain, (2) lebih suka berkumpul dengan yang
dicintai dibanding dengan yang lain, dan (3) lebih suka mengikuti
kemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain/diri sendiri. Bagi
orang yang telah jatuh cinta kepada Alloh SWT, maka ia lebih suka
berbicara dengan Alloh Swt, dengan membaca firman Nya, lebih suka
bercengkerama dengan Alloh SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti
perintah Alloh SWT daripada perintah yang lain.

Dalam Qur'an cinta memiliki 8 pengertian berikut ini penjelasannya:




1. Cinta mawaddah adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara dan
"nggemesi". Orang yang memiliki cinta jenis mawaddah, maunya selalu
berdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia
ingin memonopoli cintanya, dan hampir tak bisa berfikir lain.

2. Cinta rahmah adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut,
siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta jenis
rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding
terhadap diri sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang
kekasih meski untuk itu ia harus menderita. Ia sangat memaklumi
kekurangan kekasihnya dan selalu memaafkan kesalahan kekasihnya.
Termasuk dalam cinta rahmah adalah cinta antar orang yang bertalian
darah, terutama cinta orang tua terhadap anaknya, dan sebaliknya. Dari
itu maka dalam al Qur'an , kerabat disebut al arham, dzawi al arham ,
yakni orang-orang yang memiliki hubungan kasih sayang secara fitri,
yang berasal dari garba kasih sayang ibu, disebut rahim (dari kata
rahmah). Sejak janin seorang anak sudah diliputi oleh suasana
psikologis kasih sayang dalam satu ruang yang disebut rahim.
Selanjutnya diantara orang-orang yang memiliki hubungan darah
dianjurkan untuk selalu ber silaturrahim, atau silaturrahmi artinya
menyambung tali kasih sayang. Suami isteri yang diikat oleh cinta
mawaddah dan rahmah sekaligus biasanya saling setia lahir batin-dunia
akhirat.

3. Cinta mail, adalah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara,
sehingga menyedot seluruh perhatian hingga hal-hal lain cenderung
kurang diperhatikan. Cinta jenis mail ini dalam al Qur'an disebut
dalam konteks orang poligami dimana ketika sedang jatuh cinta kepada
yang muda (an tamilu kulla al mail), cenderung mengabaikan kepada yang
lama.

4. Cinta syaghaf. Adalah cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil
dan memabukkan. Orang yang terserang cinta jenis syaghaf (qad
syaghafaha hubba) bisa seperti orang gila, lupa diri dan hampir-hampir
tak menyadari apa yang dilakukan. Al Qur'an menggunakan term syaghaf
ketika mengkisahkan bagaimana cintanya Zulaikha, istri pembesar Mesir
kepada bujangnya, Yusuf.

5. Cinta ra'fah, yaitu rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan
norma-norma kebenaran, misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak
tega membangunkannya untuk salat, membelanya meskipun salah. Al Qur'an
menyebut term ini ketika mengingatkan agar janganlah cinta ra`fah
menyebabkan orang tidak menegakkan hukum Allah, dalam hal ini kasus
hukuman bagi pezina (Q/24:2).

6. Cinta shobwah, yaitu cinta buta, cinta yang mendorong perilaku
penyimpang tanpa sanggup mengelak. Al Qur'an menyebut term ni ketika
mengkisahkan bagaimana Nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan
Zulaiha yang setiap hari menggodanya (mohon dimasukkan penjara saja),
sebab jika tidak, lama kelamaan Yusuf tergelincir juga dalam perbuatan
bodoh, wa illa tashrif `anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun min al
jahilin (Q/12:33)

7. Cinta syauq (rindu). Term ini bukan dari al Qur'an tetapi dari
hadis yang menafsirkan al Qur'an. Dalam surat al `Ankabut ayat 5
dikatakan bahwa barangsiapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan
tiba. Kalimat kerinduan ini kemudian diungkapkan dalam doa ma'tsur
dari hadis riwayat Ahmad; wa as'aluka ladzzata an nadzori ila wajhika
wa as syauqa ila liqa'ika, aku mohon dapat merasakan nikmatnya
memandang wajah Mu dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa dengan Mu.
Menurut Ibn al Qayyim al Jauzi dalam kitab Raudlat al Muhibbin wa
Nuzhat al Musytaqin, Syauq (rindu) adalah pengembaraan hati kepada
sang kekasih (safar al qalb ila al mahbub), dan kobaran cinta yang
apinya berada di dalam hati sang pecinta, hurqat al mahabbah wa il
tihab naruha fi qalb al muhibbi

8. Cinta kulfah. yakni perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik
kepada hal-hal yang positip meski sulit, seperti orang tua yang
menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri, meski ada
pembantu. Jenis cinta ini disebut al Qur'an ketika menyatakan bahwa
Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya, la
yukallifullah nafsan illa wus`aha (Q/2:286)

Salam Cinta,
agussyafii

==============================================
Sekiranya berkenan mohon kirimkan komentar anda melalui
achmad.mubarok@yahoo.com atau http://mubarok-institute.blogspot.com
==============================================


Readmore »»

Doa untuk Ibu Bapak / Orang Tua


From
PENGAJIAN-KANTOR@yahoogroups.com

AssalamuĆ¢€™alaikum wr wb,
Doa dalam bahasa Arab bisa dilihat di:
http://syiarislam.wordpress.com

Sesungguhnya jasa orang tua kita tidak terhitung
banyaknya. Ibu kita mengandung selama 9 bulan kemudian
melahirkan kita dengan resiko nyawa melayang. Ketika
kita masih bayi tak berdaya, mereka beri kita minum
dan makanan. Ketika kita buang air, tanpa jijik mereka
membersihkan kita dengan penuh cinta. Kita diberi
pakaian dan juga pendidikan.

Mereka sabar menghadapi kemarahan kita, rengekan,
kenakalan, bahkan mungkin ketika kita masih
kecil/balita pernah memukul mereka. Mereka tetap
mencintai kita. Jadi jika kita merasa kesal dengan
mereka, apalagi jika mereka begitu tua sehingga
kelakuannya kembali seperti anak-anak, ingatlah
kesabaran mereka dulu ketika menghadapi kita. Bagi
yang sudah memiliki anak tentu paham tentang kerewelan
anak-anak yang butuh kesabaran yang sangat dari orang
tua.

Adakah kita mampu membalasnya? Bahkan seandainya orang
tua kita tak berdaya sehingga untuk buang air kita
yang membersihkannya, itu tidak akan sama. Orang tua
membersihkan kita dengan penuh cinta dan harapan agar
kita selamat dan panjang umur. Sementara si anak
ketika melakukan hal yang sama mungkin akan merengut
dan bertanya kapan Ć¢€Å“ujianĆ¢€ itu akan berakhir.



Begitulah. Seperti kata pepatah, Ć¢€Å“Kasih anak
sepanjang badan, kasih ibu sepanjang jalanĆ¢€ Tidak
bisa dibandingkan.

Oleh karena itu hendaknya kita berbakti pada orang tua
kita. Minimal kita mendoakan mereka:

Apabila anak Adam wafat putuslah amalnya kecuali tiga
yaitu sodaqoh jariyah, pengajaran dan penyebaran ilmu
yang dimanfaatkannya untuk orang lain, dan anak yang
mendoakannya. (HR. Muslim)

Jika kita tidak berdoa untuk orang tua kita, maka
putuslah rezeki kita:

Apabila seorang meninggalkan do'a bagi kedua orang
tuanya maka akan terputus rezekinya. (HR. Ad-Dailami)

Oleh karena itu sebagai anak yang berbakti hendaknya
kita senantiasa berdoa untuk ibu bapak kita. Di antara
doa-doa untuk orang tua yang tercantum dalam Al
QurĆ¢€™an adalah sebagai berikut:

Ć¢€Å“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua
dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah:

Robbirhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo

"Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana
mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil." [Al
IsraaĆ¢€™:24]

Robbanaghfir lii wa lii waalidayya wa lilmuĆ¢€™miniina
yawma yaquumul hisaab

Ć¢€Å“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu
bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari
terjadinya hisab (hari kiamat)." [Ibrahim:14]

Robbighfir lii wa li waalidayya wa li man dakhola
baytiya muĆ¢€™minan wa lilmuĆ¢€™miniina wal
muĆ¢€™minaati wa laa tazidizh zhoolimiina illa tabaaro

Ć¢€Å“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang
masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang
beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau
tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain
kebinasaan." [Nuh:28]

Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa
robbayaanii shoghiiroo

Ć¢€Å“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan
kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua
telah mendidik aku waktu kecil."

Mudah-mudahan kita bisa mengambil manfaat dari ilmu
yang kita dapat dengan mengamalkannya setiap hari.
Amiin.

===
Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel
Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau http://syiarislam.wordpress.com

Readmore »»

uBuntu Variant..

uBuntu thumbs up
sudah beberapa kali aku coba 3 varian uBuntu mulai dari yg masih Orisinil... Muslim Edition, Dewalinux, Ultimate Gammers... masing masing punya kesan tersendiri dari saya pribadi
review mengenai "kemudahan" untuk pengguna ...



uBuntu 8.04 : verisi ini stabil, menurut "guru spiritual unix" saya ubuntu ini layak dicoba, installasi mudah dan support terhadap Hardware "menyenangkan" beberapa kali saya install langsung bunyi (red: soundcard), langsung konek wifi. TOP deh

Muslim Edition : yang paling aku suka dari versi ini adalah full aplikasi untuk muslim, ya iya lah... namanya juga muslim edition, yang kedua theme hijaunya itu... bikin adem dihati + cursor yang ber "dzikir" atau setidaknya mengingatkan untuk berdzikir...

dewalinux hurry up!: XP banget!!!! asli!!! tombol windows aja secara default sudah di "assign" di "START"-nya linux ini. ini turunan uBuntu yang sengaja dibuat oleh anak bangsa untuk dijadikan referensi pengganti linux.

Readmore »»

film sang murrobi

Karena saya belum melihat film utuhnya, maka kata-kata bijak Ustadz Rahmat Abdullah dalam dialog Film Sang Murabbi ini saya comot dari trailernya atau blog Bang Zul dan website Iqro.or.id :p

Semoga banyak ibroh dan manfaat yang bisa kita ambil dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Silahkan sampaikan pula kata-kata ini kepada orang-orang yang Anda cintai agar membawa berkah dan kebaikan bagi kita, mereka, juga Allohuyarham. Amiin…

Ų±َŲØِّ هَŲØْ Ł„ِي Ų­ُكْŁ…ًŲ§ وَŲ£َŁ„ْŲ­ِŁ‚ْنِي ŲØِالصَّŲ§Ł„ِŲ­ِŁŠŁ†َ

"(Ibrahim berdoa): 'Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang saleh,'"
(Q.S. Ash Syu'ara, 026:083)

"Ada dua hal yang mesti kita ingat. Kebaikan orang lain sama diri kita. Dan keburukan diri kita sama orang lain. Tapi ada dua hal juga yang mesti kita lupakan. Kebaikan diri kita pada orang lain dan keburukan orang lain pada diri kita…"

———

"Allah telah berfirman: 'Sesungguhnya, Aku ciptakan langit dan bumi ini, wahai manusia, buat kamu untuk berfikir, untuk menelaah bagaimana kamu menjalani hidup ini.'


Ya ayuhal ikhwah, Antum perhatikan bagaimana Alloh telah menciptakan batu dan air yang mengalir di sungai ini. Antara batu dan air tidak ada pertikaian diantara mereka. Batu tidak pernah mengatakan, 'Hai air kenapa bunyimu terlalu keras' Atau air mempersoalkan, 'Batu, kenapa kau ada disini.' Tidak ada persengketaan diantara mereka; Mana hak saya… Mana kewajiban kamu… Tapi kenapa kita tidak mau mengambil 'ibroh dari batu dan air? Kenapa kita mulai bercerai-berai, memikirkan ini hakku… ini hak saya… Ini kewajibanku… Itu kewajibanmu… Malu kita semua pada batu dan air! Ini saatnya antum semua bersatu, bekerjasama dalam ukhuwah Islamiyah… Allahu Akbar!"

———

"Jangan sampai nanti orang-orang tarbiyah dibenci karena orientasi kekuasaan. Dia tidak boleh berbangga dengan bangunannya, lalu tertidur-tidur tidak pernah mengurus urusan hariannya. Tetap dia harus kembali pada akar masalahnya, akar tarbiyahnya, mahabbin, tempat kancah dia dibangun."

———

"Nah, akhi. Tantangan dakwah seperti itu. Diuji dengan kesusahan… Dicoba dengan penderitaan… Insya Allah, kita kuat. Tapi jika diuji oleh Allah dengan kenikmatan, ini yang kita mesti hati-hati. Antum mesti sabar… ikhlas… Ingetin terus temen-temen antum, jangan seperti monyet…"

———

"Kendor ga kendornya dakwah ini kita lihat dari asal muasalnya. Dakwah ini kan ibarat kita lagi buka lahan sawah. Kita cari benih yang baik.. kita cari lahan yang baik.. kemanapun kita cari. Nah, kalo dapet benih.. kita tabur deh tuh ke padang yang baik juga. Nah sekarang udah kita tanam, kita masukin aer, nah ketika aer masuk.. ada yang dateng, belut yang dateng. Soalnya kita mau sibuk sama sawah apa mau sibuk sama belut..?"

———

"Kalau uang udah habis, minta aja lagi sama Alloh. Kalau uang udah mau abis.. itu berarti rejeki udah mau dateng lagi. Kayak sumur aja, kalau sumur kering, berarti ujan udah mau dateng."

———

"Setiap marhalah itu ada rijalnya, ada masalahnya. Jadi masing-masing kita ada cobaannya dari Alloh subhanahu wa ta'ala, begitu juga dakwah kita. Obatnya adalah kesabaran, keikhlasan antum, pengorbanan temen-temen dan kita kembali ke asholah dakwah ini.. "

———

"Seonggok kemanusiaan terkapar. Siapa yang mengaku bertanggung jawab? Bila semua pihak menghindar, biarlah saya yang menanggungnya, semua atau sebagiannya…"


Readmore »»

Thursday, May 01, 2008

Aku belum mati dan tak berencana mati dalam waktu dekat.?

Ketika semangat itu selalu bekerja sama dengan kesabaran maka :

 

Darwin E. Smith : Aku belum mati dan tak berencana mati dalam waktu dekat.?

 

Hanya dua bulan menduduki kursi CEO, Smith didiagnosis menderita kanker hidung dan tenggorokan, dan diramalkan tak akan bertahan hidup sampai setahun. Ia memberi tahu Dewan Direksi tetapi meyakinkan mereka, ?Aku belum mati dan tak berencana mati dalam waktu dekat.?

Dan

Smith membuktikan ucapannya. Ia memenuhi seluruh jadwal kerjanya yang ketat, walau setiap akhir pekan harus melakukan perjalanan dari Wisconsin ke Houston, Texas, untuk radioterapi dan hidup sampai 25 tahun kemudian ?

 

Atau pendapatnya yang kontroversial : “kalau Kimberly-Clark berani terjun ke industri konsumer produk kertas, pesaing kelas dunia seperti P&G akan memaksa mereka untuk besar atau, sebaliknya, hancur.”

 

Dan ketika sukses ia  pun hanya berujar : “Aku tidak pernah berhenti berusaha untuk qualified dalam pekerjaan CEO”

 

Kisah zuhud

Readmore »»

Tuesday, April 29, 2008

Jika Sakit Kepala Membandel

Jika Sakit Kepala Membandel
Publikasi: 21/03/2005 10:08 WIB

eramuslim - Tidak semua sakit kepala disebabkan oleh perselisihan dengan
ipar dan mertua di rumah. Atau, dengan rekan sekantor yang amat sangat
menyebalkan. Tapi, ada sesuatu yang tidak beres dalam pembuluh darah dan
sel-sel saraf di kepala.

Sakit kepala memang unik, ia bisa membuat dunia seakan berhenti
berputar. Sebab, nyeri yang berasal dari pusat kesadaran di dalam kepala
itu, seluruh sistem seolah enggan berfungsi alias mogok bekerja.

Banyak teori tentang bagaimana sakit kepala bisa terjadi. Namun,
kebanyakan penyebab mengarah pada salah satu dari biang keladi berikut:
pembesaran pembuluh darah, beban sel-sel saraf yang berlebihan dan
ketegangan otot. Salah satu dari ketiga pemicu itu menyebabkan nyeri
kepala temporer. Bila ketiganya terjadi, maka akan mengalami sakit
kepala kronis. Apapun pemicunya, akibatnya satu : nyeri.

Bagaimana dengan meminum obat penghilang sakit kepala yang banyak
diiklankan di televisi, ada yang berwarna merah, biru, putih dan kuning?
Mungkin nyerinya berkurang. Tapi, hanya itukah yang bisa kita perbuat?
Haruskah kita menyerahkan masalah sakit kepala kepada produsen obat?
Tentu saja tidak.



"Ada 90 persen cara mudah untuk mengatasi sakit kepala yang menyerang
pria dan wanita," kata Joseph Primavera, Phd, salah satu direktur
Comprehensive Headache Center di Rumah Sakit Germantown, Philadelpia.
Maksud dari Primavera, bila serangan sakit kepala kronis itu terjadi
hanya sesekali ada kiat khusus untuk meringankannya. Tapi, jika sudah
sangat kronis, pergilah segera ke dokter.

1. Mengompres bagian yang nyeri dengan es batu bisa sama manjurnya
dengan menelan sebutir aspirin tau panadol. "Bila nyeri kepala segera
ditangani, 80% keluhan penderita bisa diatasi," kata Primavera.
Alasannya, kompres dingin mengurangi peradangan pembuluh darah yang
menimbulkan rasa nyeri.

2. Lakukan cubitan. Bila yang dialami adalah migrain (nyeri kepala
sebelah), cubit kulit telapak tangan yang terbentang antara ibu jari dan
telunjuk dari tangan sisi yang sama dengan sumber nyeri. Maksudnya, bila
migrain berasal dari sebelah kiri kepala, maka lakukanlah cubitan di
telapak kiri. Demekian saran Dr. Fred Sheffel MD, direktur Pusat Sakit
Kepala New England di Stamford, Connecticut. Tahan cubitan hingga
beberapa menit.
Bila sakitnya disertai ketegangan (tension headache), pijat tonjolan
yang terletak antara leher dan belakang (pas di belakang daun telinga)
selama 10-15 menit.

3. Redakan dengan tidur. Umumnya, nyeri kepala dengan intensitas sedang
sampai berat berlangsung kira-kira 6-8 jam. Menurut Seymour Diamond MD,
direktur eksekutif Klinik Sakit Kepala National di Chicago, cara yang
terbaik untuk mengatasinya adalah dengan tidur. "Bila anda beristirahat,
tubuh akan rileks dan membantu menghilangkan nyeri," katanya.

4. Tidurlah dengan benar. Posisi tidur akan menentukan apakah anda akan
bangun dengan sakit kepala atau tidak.
"tidur tengkurep dapat menyebabkan nyeri kepala karena otot-otot di
leher menjadi tegang dan berkontraksi,"
kata dokter Diamond. Cobalah tidur terlentang. Bila anda seorang yang
tidak bisa diam ketika tidur, gunakan tal yang khusus dirancang untuk
menahan leher agar bisa tidur nyaman di tempat.

5. Relaksasi. Meski hanya 10 menit istirahat untuk relaksasi. Anda dapat
mencegah nyeri sakit kepala, demikian menurut Dr. Primavera, berikut
sarannya:

- Tarik nafas pelan dan dalam-dalam lima kali. Dengan bernafas perlahan
anda memicu semacam sinyal yang membuat otak mengaktifkan reaksi kimiawi
yang berkaitan dengan pengendalian stres, sipenyebab kepala serasa
bertalu-talu.

- Tutup kedua belah mata dengan kedua belah telapak tangan yang hangat.
Caranya, gosok-gosokkanlah edua belah telapak tangan hingga panas,
kemudian perlahan-lahan sentuhkan ke kelopak mata. Rasa hangat dapat
membuat nyaman kepala. Sementara itu konsentrasi anda saat melakukan
teknik tersebut dapat mengalihkan perhatian anda dari rasa nyeri.

- Pejamkan mata serta pijatlah muka, kulit kepala dan leher anda dengan
lembut. Utamakan daerah ubun-ubun,
kepala bagian belakang, serta daerah pertemuan antara leher dan bahu.

- Singkirkan semua yang memenuhi kepala anda dan jangan pikirkan apapun
kecuali pada apa yang sedang anda ihat. Maksudnya? Itulah salah satu
cara untuk mengurai benang kusut sehingga anda bisa memusatkan pikiran
dan merasa rileks. Cobalah secara bertahap untuk bergantian
mengkontraksikan dan merilekskan otot-otot da, mulai dari jari kaki
hingga kepala. Misalnya, tegangkan jari-jari sejenak, kemudian
rilekskan, lalu pindah ke etis. Teruskan hingga seluruh tubuh merasa
rileks.

Satu hal yang terpenting, jarang terbiasa meminum obat. Karena rutin
menelan obat penghilang nyeri bisa membuat nyeri kepala bertambah parah,
yang dinamakan kondisi bumerang (rebound). Baik obat resep maupun yang
dijual bebas, bila dikomsumsi terlalu sering bisa menurunkan bisa
menurunkan toleransi anda terhadap rasa sakit. Sebagai patokan umum,
dalam kondisi normal, sebaiknya anda tidak menelan pil lebih dua kali
dalam sebulan. (to/mh)



Readmore »»

Monday, April 28, 2008

Seusai Mimpi Itu, Rabiah Selalu Terjaga


Seusai Mimpi Itu, Rabiah Selalu Terjaga


Oleh : Rasyan Ridha



"Hingga akhir hayatnya Rabi'ah Al Adawiyyah menyesali, bahwasanya ia pernah melalaikan shalat malam. Maka semenjak mimpinya itu Rabi'ahpun selalu terjaga dan beribadah di tengah malam."



Suatu kali dalam masa-masa keudzurannya, Rabi'ah Al Adawiyyah, seorang sufi kenamaan tak lagi kuat berlama-lama melaksanakan shalat tahajjud. Adakalanya iapun melewatkan shalat malam karena keudzurannya. Demi mengganti pahala shalat malamnya, ia menamatkan satu juz Qur'an sebelum tidur. Karena, menurut hemat Rabi'ah, pahala membaca satu juz Al Qur'an sama dengan melakukan shalat sepanjang malam.

Lama Rabi'ah melaksanakan kebiasaan itu. Sampai suatu malam, Rabi'ah bermimpi dalam tidurnya. Dalam mimpinya itu, ia seolah-olah berada diantara taman yang luas, teramat luas, dengan pepohonan hijau yang asri tumbuh disekelilingnya. Diatas tanah yang subur itu, Rabi'ah menyaksikan, sebuah Istana megah berdiri diantara hamparan hijau dan bunga-bunga aneka warna.

Ketika ia sedang asyik menikmati pemandangan sekitar, tiba-tiba Rabi'ah melihat seorang anak kecil tengah mengejar burung hijau yang terbang diatas kepala, sambil berteriak-teriak alangkah gembiranya.

Rabi'ah lalu menegur anak itu, "Untuk apa engkau tangkap burung itu ? Demi Allah, aku belum pernah melihat burung secantik itu. Biarkan ia terbang kemana ia suka."

"Ya. Benar juga kata-kata ibu,"jawab gadis cilik itu.

Gadis cilik itu lalu datang menghampiri Rabi'ah dan menggamit tangannya. Penuh keceriaan, Rabi'ah dan gadis cilik itu berjalan mengitari halaman, sehingga mereka sampai di pintu istana yang alangkah megah, kukuh dan cantiknya. Sambil mengetuk pintu, anak itu berkata: "Tolong bukakan pintu untuk kami !"

Pintu istana itu lalu terkuak lebar. Dari dalam pintu itu terpancar cahaya yang amat terang, sehingga menerangi sekeliling kami.

"Masuklah, Bu. Mari ikut sini." Anak itu menggamit lengan Rabi'ah, dan Rabi'ahpun mengikuti gadis cilik itu.

Benar dugaan Rabi'ah, dalam istana itu disaksikannya benda-benda serba indah, dengan bangunan dan tempat-tempat cengkerama yang begitu tertata, mewah dan asri.

Bersama anak itu, Rabi'ah kembali mengelilingi ruangan istana dan tak habis-habis dari mengaguminya. Sedang asyiknya Rabi'ah mengamati keadaan sekeliling, dengan tiba-tiba pintu yang menjurus kearah taman terbuka. Lagi-lagi gadis kecil itu mengajaknya, untuk kembali berhandai-handai di keluasan taman istana.

Dalam kursi-kursi berukir emas yang tersedia didalam taman, tampak para pelayan yang wajahnya cantik mempesona, tak ada bandingannya diantara wanita yang tinggal di muka bumi. Mereka cantik seperti mutiara berseri-seri, seperti hendak bepergian, sedang di tangan mereka tergenggam berbotol-botol wewangian.

Gadis kecil itu bertanya kepada mereka, "Bibi-bibi ini hendak pergi ke mana?"

Salah seorang dari pelayan istana itu menjawab : "Kami hendak pergi menemui seseorang yang terbunuh dalam pertempuran laut. Orang itu telah mati dalam keadaan syahid.

Anak itu lalu bertanya lagi : "Tidakkah kalian ingin memberi wewangian kepada perempuan ini?",seraya menunjuk ke arah Rabi'ah.

"Ia sudah mendapat wewangian, tetapi ia sendiri yang tidak mau memakainya.”ujar pelayan istana bermata jeli yang sudah bersiap-siap untuk pergi.

Sejurus kemudian gadis kecil itu melepaskan genggaman tangannya dari Rabi'ah. Dan seketika itu, Rabi'ahpun terjaga dari tidur malamnya.

Sambil menopang tubuh rentanya, kulit tipisnya yang sudah tak kuat menahan dingin malam itu, Rabi'ah pergi mengambil air wudlu. Berkali-kali Rabi'ah melafadzkan istighfar dan kemudian menunaikan shalat malam dalam suasana hati penuh sesal dan haru. Hingga akhir hayatnya Rabi'ah Al Adawiyyah menyesali, bahwasanya ia pernah melalaikan shalat malam. Maka semenjak mimpinya itu Rabi'ahpun selalu terjaga dan beribadah di tengah malam.

Readmore »»

Renungan untuk suami-suami: Bila Istri Cerewet

Renungan untuk suami-suami: Bila Istri Cerewet
Oleh : Ahmad Bustam


Adakah istri yang tidak cerewet? Sulit menemukannya. Bahkan istri Khalifah sekaliber Umar bin Khatab pun cerewet.

Seorang laki-laki berjalan tergesa-gesa. Menuju kediaman khalifah Umar bin Khatab. Ia ingin mengadu pada khalifah; tak tahan dengan kecerewetan istrinya. Begitu sampai di depan rumah khalifah, laki-laki itu tertegun. Dari dalam rumah terdengar istri Umar sedang ngomel, marah-marah. Cerewetnya melebihi istri yang akan diadukannya pada Umar. Tapi, tak sepatah katapun
terdengar keluhan dari mulut khalifah. Umar diam saja, mendengarkan istrinya yang sedang gundah. Akhirnya lelaki itu mengurungkan niatnya, batal melaporkanistrinya pada Umar.

Apa yang membuat seorang Umar bin Khatab yang disegani kawan maupun lawan, berdiam diri saat istrinya ngomel? Mengapa ia hanya mendengarkan, padahal di luar sana,ia selalu tegas pada siapapun?

Umar berdiam diri karena ingat 5 hal. Istrinya berperan sebagai BP4. Apakah BP4 tersebut?

1. Benteng Penjaga Api Neraka

Kelemahan laki-laki ada di mata. Jika ia tak bisa menundukkan pandangannya, niscaya panah-panah setan berlesatan dari matanya, membidik tubuh-tubuh elok di sekitarnya. Panah yang tertancap membuat darah mendesir, bergolak, membangkitkan raksasa dalam dirinya. Sang raksasa dapat melakukan apapun demi terpuasnya satu hal; syahwat.

Adalah sang istri yang selalu berada di sisi, menjadi ladang bagi laki-laki untuk menyemai benih, menuai buah di kemudian hari. Adalah istri tempat ia mengalirkan berjuta gelora. Biar lepas dan bukan azab yang kelak diterimanya Ia malah mendapatkan dua kenikmatan: dunia dan akhirat.

Maka, ketika Umar terpikat pada liukan penari yang datang dari kobaran api, ia akan ingat pada istri, pada penyelamat yang melindunginya dari liukan indah namun membakar. Bukankah sang istri dapat menari, bernyanyi dengan liuka yang sama, lebih indah malah. Membawanya ke langit biru. Melambungkan raga hingga langit ketujuh. Lebih dari itu istri yang salihah selalu menjadi penyemangatnya dalam mencari nafkah.

2. Pemelihara Rumah

Pagi hingga sore suami bekerja. Berpeluh. Terkadang sampai mejelang malam. Mengumpulkan harta. Setiap hari selalu begitu. Ia pengumpul dan terkadang tak begitu peduli dengan apa yang dikumpulkannya. Mendapatkan uang, beli ini beli itu. Untunglah ada istri yang selalu menjaga, memelihara. Agar harta diperoleh dengan keringat, air mata, bahkan darah tak menguap
sia-sia Ada istri yang siap menjadi pemelihara selama 24 jam, tanpa bayaran.

Jika suami menggaji seseorang untuk menjaga hartanya 24 jam, dengan penuh cinta, kasih sayang, dan rasa memiliki yang tinggi, siapa yang sudi? Berapa pula ia mau dibayar. Niscaya sulit menemukan pemelihara rumah yang lebih telaten daripada istrinya. Umar ingat betul
akan hal itu. Maka tak ada salahnya ia mendengarkan omelan istri, karena (mungkin) ia lelah menjaga harta-harta sang suami yang semakin hari semakin membebani.

3. Penjaga Penampilan

Umumnya laki-laki tak bisa menjaga penampilan. Kulit legam tapi berpakaian warna gelap. Tubuh tambun malah suka baju bermotif besar. Atasan dan bawahan sering tak sepadan. Untunglah suami punya penata busana yang setiap pagi menyiapkan pakaianannya, memilihkan apa
yang pantas untuknya, menjahitkan sendiri di waktu luang, menisik bila ada yang sobek. Suami yang tampil menawan adalah wujud ketelatenan istri. Tak mengapa mendengarnya berkeluh kesah atas kecakapannya itu

4. Pengasuh Anak-anak

Suami menyemai benih di ladang istri. Benih tumbuh, mekar. Sembilan bulan istri bersusah payah merawat benih hingga lahir tunas yang menggembirakan. Tak berhenti sampai di situ. Istri juga merawat tunas agar tumbuh besar. Kokoh dan kuat. Jika ada yang salahdengan pertumbuhan sang tunas, pastilah istri yang disalahkan. Bila tunas membanggakan lebih dulu suami maju ke depan, mengaku, ?akulah yang membuatnya begitu.? Baik buruknya sang tunas beberapa tahun ke
depan tak lepas dari sentuhan tangannya. Umar paham benar akan hal itu.

5. Penyedia Hidangan

Pulang kerja, suami memikul lelah di badan. Energi terkuras, beraktivitas di seharian. Ia butuh asupan untuk mengembalikan energi. Di meja makan suami Cuma tahu ada hidangan: ayam panggang kecap, sayur asam,sambal terasi danlalapan. Tak terpikir olehnya harga ayam melambung; tadi bagi istrinya sempat berdebat, menawar, harga melebihi anggaran. Tak perlu suami memotong sayuran, mengulek bumbu, dan memilah-milih cabai dan bawang. Tak pusing ia memikirkan berapa
takaran bumbu agar rasa pas di lidah. Yang suami tahu hanya makan. Itupun terkadang dengan jumlah
berlebihan; menyisakan sedikit saja untuk istri si juru masak. Tanpa perhitungan istri selalu menjadi koki terbaik untuk suami. Mencatat dalam memori makanan apa yang disuka dan dibenci suami.

Dengan mengingat lima peran ini, Umar kerap diam setiap istrinya ngomel. Mungkin dia capek, mungkin dia jenuh dengan segala beban rumah tangga di pundaknya.Istri telah berusaha membentenginya dari api neraka, memelihara hartanya, menjaga penampilannya, mengasuh
anak-anak, menyediakan hidangan untuknya. Untuk segala kemurahan hati sang istri, tak mengapa ia mendengarkan keluh kesah buah lelah.

Umar hanya mengingat kebaikan-kebaikan istri untuk menutupi segala cela dan kekurangannya. Bila istri sudah puas menumpahkan kata-katanya, barulah ia menasehati, dengan cara yang baik, dengan bercanda.Hingga tak terhindar pertumpahan ludah dan caci makitak terpuji.

Akankah suami-suami masa kini dapat mencontoh perilakuUmar ini. Ia tak hanya berhasil memimpin negara tapi juga menjadi imam idaman bagi keluarganya.

Find this article on milist supermindpwer.. lets join in
http://tech.groups.yahoo.com/group/SuperMindPower

</div>

Readmore »»

Sunday, April 27, 2008

BERBUATLAH YANG TERBAIK - Kisah 4 Istri

BERBUATLAH YANG TERBAIK - Kisah 4 Istri
Berbuat Baiklah Selama Masih Hidup


Berbuatlah yang terbaik dalam hidupmu selama engkau masih
di dunia...

Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4
isteri. Dia mencintai isteri ke-4 dan menganugerahinya
harta dan kesenangan, sebab ia yang tercantik di antara
semua isterinya.


Pria ini juga mencintai isterinya yang ke-3. ia sangat
bangga dengan sang isteri dan selalu berusaha untuk
memperkenalkan wanita cantik ini kepada semua temannya.
Namun ia juga selalu kuatir kalau isterinya ini lari
dengan pria lain. Begitu juga dengan isteri ke-2. Sang
pedagang sangat menyukainya karena ia isteri yang sabar
dan penuh pengertian.

Kapan pun pedagang mendapat masalah, ia selalu minta
pertimbangan isteri ke-2-nya ini, yang selalu menolong dan
mendampingi sang suami melewati masa-masa sulit.

Sama halnya dengan isteri pertama. Ia adalah pasangan yang
sangat setia dan selalu membawa perbaikan bagi kehidupan
keluarganya. Wanita ini yang merawat dan mengatur semua
kekayaan dan bisnis sang suami.

Akan tetapi, sang pedagang kurang mencintainya meski
isteri pertama ini begitu sayang kepadanya. Suatu hari si
pedagang sakit dan menyadari bahwa ia akan segera
meninggal. Ia meresapi semua kehidupan indahnya dan
berkata dalam hati, "Saat ini aku punya 4 isteri. Namun
saat aku meninggal, aku akan sendiri. Betapa menyedihkan."

ISTERI KE-4: NO WAY

Lalu pedagang itu memanggil semua isterinya dan bertanya
pada isteri ke-4-nya. "Engkaulah yang paling kucintai,
kuberikan kau gaun dan perhiasan indah. Nah, sekarang aku
akan mati. Maukah kamu mendampingi dan menemaniku?" Ia
terdiam.... tentu saja tidak! Jawab isteri ke-4 dan pergi
begitu saja tanpa berkata apa2 lagi. Jawaban ini sangat
menyakitkan hati. Seakan2 ada pisau terhunus dan mengiris-
iris hatinya.

ISTERI KE-3: MENIKAH LAGI

Pedagang itu sedih lalu bertanya pada isteri ke-3. "Aku
pun mencintaimu sepenuh hati dan saat ini hidupku akan
berakhir. Maukah kau ikut denganku dan menemani akhir
hayatku?" Isterinya menjawab, "hidup begitu indah di sini,
Aku akan menikah lagi jika kau mati". Bagai disambar petir
di siang bolong, sang pedagang sangat terpukul dengan
jawaban tsb. Badannya terasa demam.

ISTERI KE-2: SAMPAI LIANG KUBUR

Kemudian ia memanggil isteri ke-2. "Aku selalu berpaling
kepadamu setiap kali aku mendapat masalah dan kau selalu
membantuku sepenuh hati. Kini aku butuh sekali bantuanmu.
Kalau aku mati, maukah engkau mendampingiku?" Jawab sang
isteri, "Maafkan aku kali ini aku tak bisa menolongmu. Aku
hanya bisa mengantarmu hingga ke liang kubur. Nantiakan
kubuatkan makam yang indah untukmu."

ISTERI KE-1: SETIA BERSAMA SUAMI

Pedagang ini merasa putus asa. Dalam kondisi kecewa itu,
tiba- tiba terdengar suara, "Aku akan tinggal bersamamu
dan menemanimu kemana pun kau pergi.

Aku tak akan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu.
Pria itu lalu menoleh ke samping, dan mendapati isteri
pertamanya di sana. Ia tampak begitu kurus. Badannya
seperti orang kelaparan. Merasa menyesal, sang pedagang
lalu bergumam, "Kalau saja aku bisa merawatmu lebih baik
saat aku mampu, tak akan kubiarkan engkau kurus seperti
ini, isteriku."

HIDUP KITA DIWARNAI 4 ISTERI

Sesungguhnya, kita punya 4 isteri dalam hidup ini. Isteri
ke-4 adalah TUBUH kita. Seberapa banyak waktu dan biaya
yang kita keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah
dan gagah. Semua ini akan hilang dalam suatu batas waktu
dan ruang. Tak ada keindahan dan kegagahan yang tersisa
saat kita menghadap kepada-Nya.

Isteri ke-3, STATUS SOSIAL DAN KEKAYAAN. Saat kita
meninggal, semuanya akan pergi kepada yang lain. Mereka
akan berpindah dan melupakan kita yang pernah memilikinya.
Sebesar apapun kedudukan kita dalam masyarakat dan
sebanyak apapun harta kita, semua itu akan berpindah
tangan dalam waktu sekejap ketika kita tiada.

Sedangkan isteri ke-2, yakni KERABAT DAN TEMAN. Seberapa
pun dekat hubungankita dengan mereka, kita tak akan bisa
terus bersama mereka. Hanya sampai liang kuburlah mereka
menemani kita. Dan sesungguhnya isteri pertama kita adalah
JIWA DAN AMAL KITA. Sebenarnya hanya jiwa dan amal kita
sajalah yang mampu untuk terus setia mendampingi kemana
pun kita melangkah. Hanya amallah yang mampu menolong kita
di akhirat kelak.

Jadi, selagi mampu, perlakukanlah jiwa kita dengan bijak
serta jangan pernah malu untuk berbuat amal, memberikan
pertolongan kepada sesama yang membutuhkan. Betapa pun
kecilnya bantuan kita, pemberian kita menjadi sangat
berarti bagi mereka yang memerlukannya.

Mari kita belajar memperlakukan jiwa dan amal kita dengan
bijak.


Pesan Seorang Ayah

Dahulu kala ada 2 orang kakak beradik. Ketika ayahnya
meninggal, sebelumnya berpesan dua hal:
1. Jangan menagih hutang kepada orang yang berhutang
kepadamu.. dan
2. Jika pergi dari rumah ke toko jangan sampai mukamu
terkena sinar matahariĆ¢€¦
Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa
beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung
bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi semakin miskin.
Ibunya yang masih hidup menanyakan hal itu kepada
mereka...

Jawab anak yang bungsu : Inilah karena saya mengikuti
pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih
hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, dan sebagai
akibatnya modalku susut karena orang yang berhutang
kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih.
Juga ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang
dari rumah ke toko dan sebaliknya tidak boleh terkena
sinar matahari. Akibatnya saya harus naik becak atau
andong. Sebetulnya dengan jalan kaki saja cukup, tetapi
karena pesan ayah demikian maka akibatnya pengeluaranku
bertambah banyak.
Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, ibupun
bertanya hal yang sama.
Jawab anak sulung: Ini semua adalah karena saya
mentaati pesan ayah. Karena ayah berpesan supaya saya
tidak menagih kepada orang yang berhutang kepada saya,
maka saya tidak menghutangkan sehingga dengan demikian
modal tidak susut. Juga ayah berpesan agar supaya jika
saya berangkat ke toko atau pulang dari toko tidak boleh
terkena sinar matahari, maka saya berangkat ke toko
sebelum matahari terbit dan pulang sesudah matahari
terbenam. Akibatnya toko saya buka sebelum toko lain buka,
dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup. Sehingga
karena kebiasaan itu, orang menjadi tahu dan tokoku
menjadi laris, karena mempunyai jam kerja lebih lama.
Bagaimana dengan kita?
Kisah di atas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat di
tanggapi dengan presepsi yang berbeda jika kita melihat
dengan positif attitude maka segala kesulitan sebenarnya
adalah sebuah perjalanan membuat kita sukses tetapi kita
bisa juga terhanyut dengan adanya kesulitan karena
rutinitas kita ... pilihan ada di tangan kita.
"Berusahalah melakukan hal biasa yang dikerjakan
dengan cara yang luar biasa..."


Readmore »»

Monday, April 21, 2008

PESAN UNTUK ORANG-ORANG BIASA

Itu pesan untuk aku yang kubaca dari ust Anis Matta, seperti pesan para idealis untuk para realis, seperti pesan si Rajin untuk Pemalas... ketika tulisan lengkap itu mengawali pesan di awal paragrafnya :

Kumpulan tulisan ini adalah anak-anak zamannya. Lahir saat badai menerpa seluruh sisi kehidupan bangsa kita. Kumpulan tulisan ini adalah kerja kecil untuk tetap mempertahankan harapan dan optimisme kita di tengah badai itu.




Itu pesan untuk aku : pertahankan harapan!, karena tanpa harapan tiada ibu yang mau melahirkan anaknya, tiada ibu yang mau menyusui anaknya, tiada manusia lahir di dunia....

Readmore »»