Showing posts with label berita. Show all posts
Showing posts with label berita. Show all posts

Monday, August 11, 2008

bill gate + Michael Bloomberg VS Cigarette

antara
bang Bill dan Bloom menunjukkan kesungguhannya berperang melawan Teroris 9 cm.

Yayasan Bill & Melinda Gates mengumumkan akan menanamkan modal $125 juta selama lima tahun guna memerangi wabah merokok, termasuk hibah senilai $24 juta kepada Inisiatif Bloomberg.

Inisiatif Bloomberg untuk Mengurangi Penggunaan Tembakau, yang dikukuhkan pada 2005 dan mencakup janji uang senilai $125 juta, akan diperpanjang dengan komitmen lagi senilai $250 juta berjangka waktu empat tahun. Ini menambah komitmen total Bloomberg saat ini menjadi lebih dari $375 juta.

Apa yang dapat kita lakukan untuk "menghijaukan" dunia, salah satunya adalah Say No To Smoking! itu sama efektifnya dengan dana yang digelontorkan milyaran dolar, karena siapapun tak akan mau dibeli paru - parunya walau dengan harga $125 juta.




Readmore »»

Belanja Iklan Rokok Menurun 7%

okezone
Alhamdulillah (sisi positifnya) belanja iklan rokok menurun hingga 7 persen! atau setara dengan kurang lebih 49 Miliar! dalam semester I 2008 belanja itu turun dari Rp748 miliar menjadi Rp699 miliar. Apa sebab? karena iklan rokok hanya diijinkan di media televisi setelah pkl 21.00 WIB.
Apa sisi negatifnya?
pengiklan rokok menyalurkan dana "kampanyenya" ke acara-acara seperti musik.

Sebagai tambahan dinegara lain dr (www.hidayatullah.com), Nigeria, Pemerintah Nigeria ternyata bisa menuntut tiga perusahaan rokok internasional. Nilai tuntutan itu mencapai 44 miliar dolar AS (Rp 413.6 triliun) British American Tobacco (BAT), Philip Morris, dan International Tobacco Ltd.

Jumlah perokok di Nigeria memang meningkat. Sementara BAT baru-baru ini mendirikan satu pabrik di negara itu. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkIraqan sekitar 18 persen anak muda Nigeria merokok. Sebagian besar di antara mereka berusia di bawah 20 tahun.




Readmore »»

300 Ribu Pasangan China Menikah Tanggal 8-8-8

http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/10/10384795/300.ribu.pasangan.china.menikah.tanggal.8-8-8

Angka 8 bagi sebagian (besar) komunitas, penduduk, "trah" china adalah angka spesial, karena 8 menunjukkan sebuah ikatan dari garis yang tiada putus, dengan demikian diharapkan angka 8 mampu "mewakili" kesinambungan atas "keberkahan" terhadap suatu hal.

benarkah demikian? bagi saya pribadi, kesungguhan atas kepercayaan kepada sesuatu hingga melahirkan "sugesti" adalah "doa" yang luar biasa, jadi mengapa mesti membatasi diri pada sesuatu yang terbatas, (dalam hal ini kenapa harus membatasi diri pada angka 8, jika kita mampu mensugestikan semua angka bukankah kemungkinan mendapatkan keberkahan semakin besar). disampin itu pula, prasangka adalah bagian dari doa, maka berprasangkalah yang baik pada setiap hal... think out of the box...


BEIJING, MINGGU - Lebih dari 300 ribu pasangan China mendaftarkan pernikahan mereka di catatan sipil hari Jumat bertepatan dengan pembukaan Olimpiade Beijing yang berlangsung tanggal 08-08-08.

Kementrian Urusan Sipil mencatat ada 314.224 pernikahan yang berlangsung di seluruh penjuru negeri itu, angka tertinggi sejak negara Republik Rakyat China didirikan pada tahun 1949. Kabar ini dilansir kantor berita Xinhua, Sabtu.

Disebutkan, Beijing mencatat 15.646 pernikahan pada hari Jumat, 23 kali lebih banyak dari angka rata-rata. Rekor jumlah pernikahan sebelumnya dalam satu hari di Beijing adalah 4.452.

Sementara itu, terdapat 3.390 pasangan yang menikah pada 8 Agustus 2007, setahun sebelum Olimpiade Beijing dimulai. Plat mobil dan nomor telepon dengan tiga buah angka delapan tanpa kombinasi angka lain pun terjual dengan harga tinggi.

Pihak berwenang mencatat ada 6.418 pasangan menikah di Shanghai pada Jumat dan 4.841 pasangan menikah di kota Wuhan.

Sebelumnya, Kementrian Urusan Masyarakat sampai harus menyelenggarakan rapat khusus dengan aparat lokal, Selasa lalu. Rapat ini dilaksanakan untuk meminta penambahan jumlah staff, penambahan jam kerja, dan membuka kantor-kantor untuk menangani keadaan.

Hasil lainnya, beberapa kantor pendaftaran di Beijing dan Tianjin terpaksa bekerja 24 jam untuk membantu masyarakat. Contohnya, Distrik Chaoyang di kota Beijing membuka pendaftaran pernikahan pada tanggal 08-08-08 sejak jam menunjukkan pukul 00.00 lebih pada Jumat.



Readmore »»

Wednesday, August 06, 2008

3.300 dokter dari India yang fasih berbahasa Indonesia akan masuk ke pasar kesehatan Indonesia

LAMONGAN, RABU - Indonesia menjadi pasar empuk tenaga asing termasuk di dunia kesehatan. Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah atau Arsada Pusat dr Hanna Permana Subanegara Rabu (6/8) mengatakan setelah kesepakatan investor asing dan tenaga kesehatan asing b oleh beroperasi di Indonesia pada 2006, nanti akan ada sekitar 3.300 dokter dari India yang fasih berbahasa Indonesia akan masuk ke pasar kesehatan Indonesia.

apakah hal ini menunjukkan "harga" dari dokter India "lebih murah" atau memang kualitas dokter india memang "menjanjikan"

selengkapnya




Readmore »»

Memindahkan Data Snarfer ke Komputer Baru

saat kita ingin membaca RSS Reader yang sudah pernah dibaca di komputer X untuk dibaca di komputer Y apa yang harus dilakukan?
caranya...


kunjungi alamat berikut
http://www.snarfware.com/forum/viewtopic.php?t=698

copy semua database dari komputer Asal
disimpan di ... C:\Documents and Settings\[username]\Local Settings\Application Data\Snarfware\Snarfer
= copy Seluruh Snarfer directory
= install Snarfer di komputer tujuan
= pastikan Snarfer tidak "menyala"
= copy data awal ke directory to C:\Documents and Settings\[username]\Local Settings\Application Data\Snarfware\Snarfer di komputer tujuan (you can delete orig. install Snarfer dir. first or just copy over exsisting files)

Readmore »»

Dirham dan Dinar Mata Uang di Era Kejayaan Islam

Dirham dan Dinar Mata Uang di Era Kejayaan Islam

Peradaban Islam di era keemasan selama berabad-abad menjelma menjadi salah satu kekuatan perekonomian dunia. Tak heran, jika pada masa itu, kekhalifahan Islam sudah memiliki mata uang sendiri bernama dirham (koin perak) dan dinar (koin emas). Dengan menggunakan kedua mata uang itu, perekonomian di dunia Islam tumbuh dengan begitu pesat.

Sejarah penggunaan perak dan emas sebagai alat pertukaran, sejatinya telah berkembang jauh sebelum Islam hadir. Para peneliti sejarah Dirham menemukan fakta bahwa perak sebagai alat tukar sudah digunakan pada zaman Nabi Yusuf AS. Hal itu diungkapkan dalam Alquran, surat Yusuf ayat 20. Dalam surat itu tercantum kata darahima ma’dudatin (beberapa keping perak).

”Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah yakni beberapa dirham saja, dan mereka tidak tertarik hatinya kepada Yusuf,” (Alquran, surat 12:20). Tiga peneliti jejak dirham yakni MSM Syaifullah, Abdullah David, dan Muhammad Ghoniem dalam tulisannya berjudul Dirham in the Time of Joseph? menuturkan pada masa itu peradaban Mesir Kuno telah menggunakan perak sebagai alat tukar.

Sejarah mencatat, masyarakat Muslim sendiri mengadopsi penggunaan dirham dan dinar dari peradaban Persia yang saat itu dipimpin oleh Raja Sasan bernama Yezdigird III.


Bangsa Persia menyebut mata uang koin perak itu dengan sebutan drachm. Umat Islam mulai memiliki dirham dan dinar sebagai alat transaksi dimulai pada era kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab RA.

Meski begitu, Rasululah SAW sudah memprediksikan bahwa manusia akan terlena dan tergila-gila dengan uang. Dalam salah satu hadits, Abu Bakar ibnu Abi Maryam meriwayatkan bahwa beliau mendengar Rasulullah SAW bersabda, ”Masanya akan tiba pada umat manusia, ketika tidak ada apapun yang berguna selain dinar dan dirham.” (Masnad Imam Ahmad Ibn Hanbal).

Pertama kali umat Islam menggunakan dirham pada tahun 642 M atau satu dasawarsa setelah Rasulullah SAW wafat. Khalifah Umar bin Khattab memutuskan untuk menggantikan drachma dengan dirham. Sedangkan koin dirham pertama kali dicetak umat Islam dicetak pada tahun 651 M pada era kepemimpinan Utsman bin Affan. Dirham pertama itu mencantumkan tulisan bismalah.

shahada1bw.jpg
Koin yang diperkirakan berasal dari abad ke-8 hingga abad ke-14 dengan tulisan syahadat pada kepingannya [foto: www.cyberistan.org]

Laiknya drachm, dirham berbentuk ceper serta tipis. Diameternya mencapai 29 mm dan beratnya antara 2,9 - 3,0 gram. Dari sisi berat, dirham lebih ringan dari drachm yang mencapai 4 gram. Sejak itulah, tulisan ‘bismilah’ menjadi salah satu ciri khas koin yang dicetak oleh peradaban Islam.

Selain itu, koin dirham-dinar yang dicetak umat Islam pada masa keemasan mencantumkan nama penguasa atau amir atau khalifah. Fakta sejarah menunjukan bahwa kebenyakan kepingan dirham dan dinar yang dicetak pada masa Khulafa Arrasyidin mencantumkan tahun Hijriyah sebagai penanda waktu koin dirham atau dinar itu dicetak.

Pemerintahan Muslim di bawah kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab pun telah menetapkan standar koin dirham dan dinar. Berdasarkan standar yang telah ditetapkan, berat 7 dinar setara dengan 10 dirham. Khalifah Umar bin Khattab pun telah menetapkan standar dinar emas yakni memakai emas dengan kadar 22 karat dengan berat 4,25 gram.

Sedangkan dirham perak haruslah menggunakan perak murni dengan berat 3,0 gram. Keputusan itu telah menjadi ijma ulama pada awal Islam dan pada masa para sahabat dan tabi’in. Sehingga menurut syari’ah, 10 dirham setara dengan 7 dinar emas. Hasil ijma itu menjadi pegangan, sehingga nilai perbandingan dinar dan dirham bisa tetap sesuai.

Namun, pada tahun 64 H/684 M, untuk pertama kalinya nilai dirham berkurang. Hal itu terjadi akibat keputusan ‘Ubaid Alih ibn Ziyad untuk mencampurkan logam lain pada dirham. Sepuluh tahun kemudian, di era kepemimpinan Khalifah Abdalmalik, mulai dicetak koin emas berbobot 4,4 gram dengan mencantumkan tulisan ‘Dinar’.

Tiga tahun kemudian, kekahlifahan Islam di bawah kepemimpinan Abdalmalik kembali mencetak cetak lagi dinar yang bobotnya berubah menjadi 4,25 gram — mengikuti standar yang ditetakan Khalifah ‘Umar bin Khattab RA. Pada tahun 75 H/695 M, Khalifah Abdalmalik memerintahkan Al-Hajjaj untuk mencetak dirham dan menggunakan standar yang ditetapkan di era Umar bin Khattab.

Koin perak bertulisan ‘dirham’ itu berbobot 2.975 gram dan berdiameter 25 - 28 mm. Setiap koin yang dicetak pada saat itu bertuliskan kalimat tauhid yakni: ”Allahu ahad, Allahu samad”. Sejak saat itu, dilakukan penghentian penggunaan gambar wujud manusia dan binatang dari mata uang peradaban Islam itu. Sebagai gantinya digunakan huruf-huruf.

Dinar dan dirham lazimnya berbentuk bundar. Selain itu, tulisan yang tercetak pada dua sisi koin emas dan perak itu memiliki tata letak yang melingkar. Pada satu sisi mata koin tercantum kalimat ‘tahlil’ dan ‘tahmid’, yaitu: ‘La ilaha ill’Allah’ dan ‘Alhamdulillah’. Sedangkan di sisi mata koin sebelahnya tertera nama penguasa (amir) dan tanggal pencetakkan. Selain itu, terdapat suatu kelaziman untuk menuliskan shalawat kepada Rasulullah SAW dan ayat-ayat Alquran dalam koin dirham dan dinar itu.

Mata uang dinar dan dirham pun menjadi mata uang resmi dinasti maupun kerajaan Islam yang tersebar di berbagai penjuru. Penggunaan dinar dan dirham perlahan mulai menghilang setelah jatuhnya masa kejayaan kekhalifahan Islam. Ketika dunia dilanda era kolonialisme Barat, mulailah diterapkan penggunaan uang kertas.

Sejarah telah membuktikan bahwa emas dan perak merupakan alat tukar paling stabil yang pernah dikenal dunia. Sejak awal sejarah Islam sampai saat ini, nilai dari mata uang Islam yang didasari oleh mata uang bimetal ini secara mengejutkan sangat stabil jika dihubungkan dengan bahan makanan pokok. Nilai inflasi mata uang ini selama 14 abad lamanya adalah nol. Adakah mata uang yang stabil seperti itu saat ini?

Uang Koin di Era Kekhalifahan


* Koin Kekhalifahan Umayyah (661 M - 750 M)
Di awal kekuasaannya, Dinasti Umayyah menggunakan koin perak Sassanin di wilayah Irak dan Iran. Sedangkan, di Suriah dan Mesir kehalifahan Umayyah menggunakan koin emas dan tembaga. Sebagai bagian dari upaya untuk menyatukan wilayah-wilayah yang dikuasainya, Khalifah Abdalmalik bin Marwan (685 M - 705 M) mulai mencetak koin emas pada tahun 961 M. Di pinggiran koin emas itu tertulis kalimat bismilah dan syahadat.

Dua tahun berikutnya, Dinasti Umayyah mencetak koin perak atau dinar. Dalam koin itu tercantum kalimat bismilah. Koin emas pada zaman itu dicetak secara khusus di Damaskus - ibu kota Dinasti Umayyah. Sedangkan, koin perak dan tembaga dicetak di kota-kota yang dikuasai Umayyah.

Pada era khalifah selanjutnya, Dinasti Umayyah mencetak dinar yang bernilai setengah dan sepertiga dinar. Ukuran dan beratnya jauh lebih kecil dan ringan dengan uag koin bernilai satu dinar. Setelah menguasai Afrika Utara dan Spanyol - penguasa Umayyah mulai membangun percetakan uang koin di provinsi itu. Khalifah pun bertanggung jawab untuk memastikan kemurnian dan berat koin yang dicetak.

* Koin Kekhalifahan Abbasiyah (750 M - 1258 M)
Ketika kekuasaan kekhalifahan Umayyah jatuh, percetakan koin di Damaskus pun ditutup. Di era awal kekuasaannya, Dinasti Abbasiyah mulai mencetak koin di Kufah - ibu kota pertama Abbasiyah. Khalifah Al-Mansur pun mulai membangun Baghdad dan mendirikan percetakan dirham di kota itu.

Koin emas mulai dicetak pada era kekuasaan Khalifah Harun Ar-Rasyid yang naik tahta pada tahun 786 M. Harun mencetak koin emas atas nama gubernur Mesir. Pada masa itu, Abbasiyah memiliki dua tempat percetakan uang, yakni di Baghdad serta di Fustat - Kairo Tua.

Percetakan koin di Mesir terbilang produktif. Setiap cetakan koin dari provinsi itu selalu mengatasnamakan gubernur yang didedikasikan bagi khalifah. Khalifah Al-Ma’mun (813 M) yang menggantikan Harun Ar-Rasyid mulai mencetak beragam jenis koin. Dengan cita rasa artistik yang tinggi, Al-Ma’mun memperbaiki tampilan koin. Sehingga koin yang dicetak tampak lebih indah. Apalagi, tulisan yang tertera pada koin menggunakan tulisan indah khas Kufah atau Kufi.

*Koin Andalusia (711 M - 1494 M)
Berbeda dengan wilayah Arab lainnya yang ditaklukkan Islam yang menggunakan koin penguasa sebelumnya, penguasa Islam mencetak khusus koin emas yang baru ketika menguasai Spanyol pada 711 M. Tulisan yang tercantum dalam koin itu adalah huruf latin.

Dinar khas Andalusia itu dicetak secara langsung di kota itu. Pada tahun 720 M, koin Arab asli pertama kali masuk ke wilayah itu. Gaya dan tulisan yang tercantum dalam koin itu menandakan bahwa dinar itu berasal dari Arab Afrika Utara yang dicetak setahun sebelumnya.

Muslim di Andalusia juga mulai memakai koin yang bernilai setengah dinar yang dicetak di damaskus pada 719 M. Koin emas terakhir yang dicetak di Andalusia dicetak pada era Nasrid Granada (1238 M - 1492 M).

* Koin Kekhalifahan Fatimiah (909 M - 1171 M)
Tiga khalifah pertama dari Kekhalifahan Fatimiyah yang berkuasa dari tiga ibu kota berbeda yakni, Quayrawan, Al-Mahdiya, dan Sabra-Mansuriyah mencetak koin emas dan perak sesuai dengan kebiasaan ortodok Sunni. Pada tahap awal, dinar yang dicetak Al-Mahdi mengikuti model dan ukuran serta desain yang digunakan Dinasti Aghlabid. Pada tahun 912 M, dinasti itu mulai mencetak dinar yang ringan dan berukuran lebih besar dengan menggunakan tulisan indah Kufi.

Pada tahun 922 M, percetakan uang dipindahkan ke Al-Mahdiyah dan lalu ke Al-Mansuriyah. Khalifah Al-Qa’im pada tahun 934 M mulai mengganti desain dan mulai mengadopsi tulisan indah Kufi. Koin yang bernilai seperempat dinar juga dicetak dinasti itu dari wilayah kekuasaannya di Sicilia. Ciri khas koin Fatimiyah yang beraliran Syiah adalah pernyataan yang mengungkapkan pertaliannya dengan Ali bin Abi Thalib.*(heri-ruslan/rep/tyn)

Wallahua’lam

***Sumber: Harian Republika




Readmore »»

mata uang paling stabil

Dinar adalah mata uang paling stabil sepanjang sejarah karena apa? karena Dinar benar - benar tersusun atas Emas, sepanjang harga emas stabil maka stabil pulalah Dinar. Dari http://www.talewins.com/money/goldmoney.htm dikatakan bahwa emas yang merupakan alat tukar tertua (sejak 700 SM), yang masih tetap bertahan sampai sekarang, jadi sudah 2800 tahun.


href="http://www.gaulislam.com/dirham-dan-dinar-mata-uang-di-era-kejayaan-islam">http://www.gaulislam.com/dirham-dan-dinar-mata-uang-di-era-kejayaan-islam
“Berapa harga ayam sekarang Mak?”

Saya mengajak Emak – pemilik kantin di komplek kantor saya – berteka teki.

”Teka teki kok ngono…ya jelas Emak tau to Pak.. 17 sampai 20 ribuan deh.. tergantung besarnya..” ”Berapa harga kambing sekarang Mak?”

”700 sampai 900 ribuan.. tergantung besarnya juga.. iki teka teki kok ora mutu to (ini teka-teki kok gak bermutu)?”

”Kalau harga ayam 30 tahun lalu berapa?”

Emak mengernyitkan keningnya sambil memutar-mutarkan bolpoin di jarinya ala generasi MTV kalau sedang mikir. Si Emak memang funky.

”Hmm.. sekitar seribu limaratusan Pak..”

”Kalau harga kambing 30 tahun lalu berapa?”

”Wah yen iki Emak rodo lali..(agak lupa) sik sik siiik..(bentar 3x..) seingatku sih 60ribuan.. naah teka teki sing iki sih yo rodo angel (agak susah)..tapi tetep ora mutu lho Pak”

”Berapa harga ayam jaman Rasulullah SAW Mak?”

Kening Emak tambah berkerut. Dahinya mulai mirip mahluk Klingon dalam serial Star Trek.

”Yooo mene-getehe Pak???”

Bahasa funky nya keluar lagi. Maklum pelanggan Emak kebanykan penonton fanatik Extravaganza. Sehingga Emak fasih berbahasa ala Tora, Aming dan Indra Birowo.

”Harga ayam jaman Rasulullah itu 1 Dirham Mak. 1 Dirham itu kira-kira Rp 37ribuan. Dirham itu uang logam yang terbuat dari perak murni..” ”

Wah.. 1 Dirham di sini malah bisa dapat 2 ayam.. jadi harga ayam gak berubah sejak zaman Rasulullah ya Pak?”

“Harga kambing juga gak berubah Mak.. harga kambing jaman Rasulullah itu 2 Dinar. 1 Dinar itu kira-kira Rp 425ribuan. Dinar itu uang logam yang terbuat dari emas 22 karat dengan berat 4,25 gram..”

”Ealaaah kok bisa to Pak? Kalau uang Rupiah kita kan nilainya turun terus.. lihat saja harga ayam 30 tahun lalu seribu limaratus sekarang sudah 17ribuan”

”Ya karena Dinar & Dirham itu terbuat dari logam mulia Mak..sehingga memang punya nilai. Lha kalau Rupiah atau Dolar kan cuma kertas thok yang diberi angka dan dijamin oleh pemerintah sebagai alat tukar…”

”Jadi misalkan pemerintah ne bubar, misalkan negara Indonesia bubar. Maka uang Rupiah nya gak iso di nggo (tidak bisa dipakai) jual beli ya Pak?”

”Bener banget Mak”

Emak memang berotak encer. Kalau saja dia dulu sekolah, mungkin sudah sekarang sudah jadi Menteri Perdagangan.

”Tapi kalau duit emas dan perak walaupun negaranya bubar tetap saja iso di nggo jual beli karena duitnya terbuat dari emas dan perak ya Pak?” Saya mengangguk membenarkan.

”Lha kok kita mau ya dibayar sama kertas ginian?”

Emak menggenggam segepok 10ribuan dari laci kasirnya.

”Mak, yang lebih hebat lagi, emas Indonesia di Papua digali oleh perusahaan Amerika lalu emasnya dibawa ke Amerika dan sebagai imbalannya kita menerima kertas yang ada tulisan US DOLLAR nya. Minyak di Saudi Arabia dikirim ke Amerika dan orang Arab juga menerima kertas yang ada tulisan US DOLLAR nya..”

”Wah orang Amerikanya jadi kaya dong karena banyak emasnya.. lha berarti di brankas pemerintah kita cuma ada kerta-kertas bertuliskan US DOLLAR itu ya pak? Emasnya nggak nambah2 ya.. lhooo kok mau di bodo2i gitu to pak..”

”Yang lebih seru, untuk mencetak uang US DOLLAR itu biayanya Cuma 40 sen atau Rp 4,500 lah.. bayangkan US$ 100 itu kan nilainya sama dengan Rp 900ribu. Berapa untung pemerintah Amerika dari mencetak uangnya? Rp. 895,500!! Kita aja bodo mau mengikuti sistem yang dibuat Amerika Mak..”

Emak dan saya pun termenung. Suasana kantin tiba-tiba senyap. Ayam kalio di mulut saya mulai terasa hambar.

”Teka teki ne mutu tenan (bermutu selali) Pak..”

Emak berkata lirih sambil merapihkan uang-uang kertas di laci kasirnya. Inflasi memang menjadi masalah besar Indonesia. Sebenarnya, masalah ini bisa sangat dikurangi bila kita kembali menggunakan mata uang dinar/dirham atau uang Rupiah yang didukung oleh emas/perak yang tersimpan di brankas Bank Indonesia. Artinya bila Bank Indonesia mengedarkan uang kertas baru senilai 1 milyar Rupiah, maka di dalam brankas BI harus tersimpan batangan emas senilai 1 milyar Rupiah juga.

Dengan sistem ini (tanpa ada masalah dalam ketersediaan barang) harga susu di jaman sekarang InsyaAllah akan tetap sama di jaman cucu dan cicit kita. Harus diakui untuk merubahnya, perlu perjuangan dan biaya besar. Namun kita bisa memulainya dari sekarang dengan mulai menabung dalam bentuk Dinar/Dirham. Keuntungannya bagi kita adalah tabungan kita tidak akan digerogoti inflasi. Karena daya beli logam mulia relatif stabil seperti nampak dalam kasus harga ayam dan kambing di atas.

Bagi yang tertarik bisa melihat website: www.logammulia.com atau www.e-dinar.com. Atau menghubungi:

WAKALA ADINA

Jl. M. Ali No. 2 RT 003/04 Tanah Baru – Kota Depok 16426.

Telp/fax 021 – 775 6071

Email: lembagaadina@cbn.net.id

Lamunan saya buyar. Nasi & lauk di piring pun tandas. Saya hanya bisa berharap, Allah berkenan memberi kesempatan untuk Indonesia bisa menjadi bangsa yang maju secara ekonomi dan secara akhlak.

“Berapa semuanya Mak?” Saya bersiap-siap kembali ke kantor.

“10 ribu Pak.. ” Saya menyodorkan uang kertas sepuluh ribuan Emak tersenyum.

“Nggak ada Dinar ya Pak..”

Saya ngakak. Emak memang super cerdas. Lebih cerdas dari orang-orang yang menggadaikan sumber daya alam Indonesia kepada negara asing demi setumpuk kertas bertuliskan US DOLLAR.

Wallahualam Bissawab.

Readmore »»

dollar as mengandung jejak kokain tertinggi

Kompas memberitakan bahwa
Uang kertas ternyata mengandung jejak kokain, tanpa memandang apakah uang-uang itu mengalami kontak langsung dengan narkoba jenis tersebut. Dan dollar AS adalah uang yang memiliki paparan kokain tertinggi. Sementara di Eropa, mata uang yang paling terkontaminasi adalah lembaran uang Spanyol.

hal ini jelas terjadi karena perdagangan kokain dan narkoba lain biasanya menggunakan uang tunai yang dipegang oleh tangan-tangan yang juga menyentuh narkoba atau bungkusnya. hanya saja belum ada penelitian lebih lanjut apakah dolar "memabukkan"


setidaknya dolar "memabukkan" para fans-nya karena sebenarnya dolar bukanlah mata uang paling stabil. mata uang paling stabil adalah dinar

Readmore »»

Baca Berita Secara Cepat

Fasilitas RSS di berbagai alamat penyedia berita memungkinkan kita memperoleh "ringkasan" berita sehingga kita dapat dengan mudah membaca berita dengan cepat mana yang perlu kita baca mana yang tidak.










Untuk Memudahkan pembacaan RSS silahkankan gunakan RSS Reader yang banyak tersedia diantaranya snaffer

Readmore »»